Home / INTERNASIONAL / TKI Keluhkan Pelayanan Paspor KJRI Johor Baru
meizu

TKI Keluhkan Pelayanan Paspor KJRI Johor Baru

JOHOR BARU, RAKYAT MEDIAPERS.CO.ID-Sudah jatuh tertimpa tangga, begitulah nasib para TKI yang mengais rezeki di Malaysia. Mereka tidak hanya menjadi objek pemerasan aparat di Malaysia akibat tidak lengkapnya legalitas keberadaan mereka di negara tersebut. Perwakilan pemerintah Indonesia yang seharusnya memberikan perlindungan kepada para TKI yang ada di Negara itu terkesan ikut ikutan mempersulit dalam memberikan pelayanan kepada mereka.

Seperti pelayanan paspor di Konsulat RI Johor Baru, Malaysia terkesan dipersulit. Selain birokrasi yang mereka rasakan berbelit-belit, lamanya penyelesaian paspor, dan biaya yang tidak transparan juga menjadi beban berat yang harus mereka rasakan. Praktik seperti ini masih saja menghatui ribuan TKI yang bekerja di Malaysia.

Penomena ini sudah menjadi rahasia umum, tidak sedikit TKI yang menjadi korban akibat ketidak jelasan indentitas mereka di negara tetangga tersebut. Hal ini terbukti setiap hari sedikitnya 500 sampai 600 TKI mengurus paspor di KJRI Johor Baru, mereka datang dari berbagai daerah di wilayah Johor Baru, Malaisya.

Pantauan redaksi media ini di KJRI Johor Baru, mereka yang mengurus paspor di KJRI Johor Baru, ada yang sudah menunggu sepekan hingga dua pecan. Bahkan karena berbelit belitnya birokrasi di bagian imigrasi KJRI Johor Baru membuat mereka harus merogoh kocek lebih banyak lagi.

Sejumlah TKI ketika di wawancarai mengaku masih ada pungutan liar dalam proses pengurusan paspor, biaya paspor tidak transparan dan birokrasi berbelit belit masih saja terjadi. Waktu penyelesaian paspor juga cukup lama menjadi keluhan mereka.

Pelayanan paspor bagi para TKI terkesan dipersulit. Untuk mengambil nomor antri saja mereka bisa bolak balik datang. Belum lagi wawancara dan foto hingga siapnya paspor bisa memakan waktu satu minggu jika persyaratan lengkap. Apalagi para pemohon khususnya TKI yang sama sekali tidak memiliki dokumen sebagai persyaratan mereka menjadi sasaran empuk oknum petugas di KJRI Johor Baru.

Tiap hari KJRI Johor Baru dipadati pemohon paspor yang terdiri dari para TKI/TKW yang datang ke KJRI Johor Baru. Para TKI yang mengurus paspor di KJRI Johor Baru  datang dari berbagai wilayah di semenanjung Malaysia.  Ada yang sudah menunggu berhari hari dan ada juga yang mengaku sudah bolak balik datang ke konsulat RI Johor Baru  No. 46 Jalan Taat off Jalan Tun Razak; 80100 Johor Bahru. Namun paspor yang diurus tidak kunjung selesai.

Mereka yang datang mengurus paspor juga tak hanya bersetatus legal dan memiliki dokumen lengkap. Tetapi banyak juga dari mereka berstatus ilegal yang sama sekali tak memiliki dokumen. Dokumen yang akan mereka urus juga bermacam macam, ada yang mengaku kehilangan paspor, memperpanjang paspor, membuat paspor baru, paspor tendang, dan ada juga yang mengaku sudah memilkiki paspor tapi rusak dan ada pula yang membuat  SPLP untuk pulang ke tanah air.

Untuk pembuatan paspor tampaknya pemohon sengaja dibuat harus bolak balik datang ke KJRI, selain untuk mengambil nomor anteran dan mengisi formulir. Kemudian tahap selanjutnya dari wawancara, foto hingga penyelesaian paspor mereka harus menunggu berbulan bulan. Kebijakan inilah yang dikeluhkan para TKI lantaran mereka harus mengeluarkan biaya besar, selain biaya paspor, mereka harus menyewa rumah tumpangan untuk menginap.

Awak redaksi Koran Rakyat Media coba melakukan konfirmasi langsung kepada kepala Imigrasi Igusti Bagus Mochammad Ibrahim, belum lama ini di Konsulat RI Johor untuk konfirmasi terkait buruknya pelayanan paspor di bagian imigrasi KJRI Johor Baru namun tidak berhasil. Menurut Mukhtar salah seorang staf KJRI Johor Baru yang bertugas diloket 21 Imigrasi, mengatakan Igusti Bagus tidak berada di tempat.

“Pak Gusti tak ada ditempat, beliau berangkat keluar daerah, namun ketika ditanya kemana?. Mukhtar menjawab tidak tau, anda kalo ingin konfirmasi langsung saja ke beliau, tapi harus buat janji karena beliau sibuk,”kata Mukhtar dengan raut wajah yang tidak bersahabat.***

Editor : Mawardi

Check Also

PRT Indonesia di Singapura Dijual Lewat Situs Niaga Carousell Singapura

SINGAPURA, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Kementerian Tenaga Kerja Singapura kini tengah menyelidiki kasus ‘penjualan’ sejumlah pembantu rumah tangga yang …

Ketua DPR RI Memuji KBRI Singapura Terhadap Perlindungan Pekerja Imigran Indonesia

SINGAPURA, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Ketua DPR-RI, Bambang Soesatyo memuji upaya KBRI Singapura memberikan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia …