Home / INTERNASIONAL / Konsul Imigrasi KJRI Johor Bahru, Igusti Bagus Mochammad Ibrahim Imbau WNI Jika Mengurus Dokumen Jangan Melalui Calo
meizu

Konsul Imigrasi KJRI Johor Bahru, Igusti Bagus Mochammad Ibrahim Imbau WNI Jika Mengurus Dokumen Jangan Melalui Calo

JOHOR BAHRU, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Staf Teknis Imigrasi KJRI Johor Bahru, I Gusti Bagus Mochammad Ibrahim menyampaikan harapannya agar WNI yang memerlukan

pelayanan dokumen di KJRI Johor Bahru dapat langsung berhubungan dengan petugas dan tidak menggunakan jasa calo atau orang tengah. Hal tersebut ditegaskan dalam sosialisasi Keimigrasian yang dilakukan kepada para pekerja Migran Indonesia di Ladang Pekebun-pekebun kecil, Mersing, Johor, 31 Maret 2017. Dalam kesempatan tersebut, hadir manajemen Ladang Pekebun-pekebun Kecil di Mersing serta lebih kurang 100 orang pekerja migran Indonesia.

Dalam sambutannya, pihak Management Ladang Pekebun-pekebun Kecil menyampaikan rasa gembiranya atas kunjungan KJRI ke perkebunanya untuk memberikan informasi yang sangat berguna baik bagi perusahaan maupun para PMI yang bekerja di perusahaannya. Selanjutnya ditambahkan bahwa pihak perusahaan menyambut dengan terbuka setiap kegiatan dari KJRI yang ada hubungannya dengan para pekerja Indonesia di ladang tersebut. “Kegiatan semacam ini sangat bermanfaat dan sebagai cerminan hubungan orang tua dan anak yang tentunya akan mengobati rasa kerinduan para pekerja kepada tanah airnya” kata Muhamad Arif selaku manajemen. Lebih dari itu, pertemuan tersebut diharapkan dapat memompa semangat para pekerja untuk lebih produktif dalam bekerja.

Pada kesempatan ini, dipaparkan mengenai Surat Perjalanan Rebublik Indonesia (SPRI), Seperti prosedur pembuatan paspor di KJRI Johor Bahru yang telah menggunakan yang telah menggunakan Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) , syarat-syarat pembuatan Paspor & SPLP dan bagaimana sebaiknya WNI/TKI menjaga dan merawat dokumen tersebut agar terhindar dari kerusakan dan kehilangan.
Dalam sesi tanya jawab beberapa pekerja antara lain mengeluhkan beberapa kesulitan yang dialami pada saat mereka akan kembali ke Malaysia setelah cuti ke kampong halaman. Mereka juga menanyaan mengenai adanaya perbedaan harga/tarif dalam pengurusan berkas ketenagakerjaan di setiap daerah.(ril/kjri)

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Check Also

PRT Indonesia di Singapura Dijual Lewat Situs Niaga Carousell Singapura

SINGAPURA, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Kementerian Tenaga Kerja Singapura kini tengah menyelidiki kasus ‘penjualan’ sejumlah pembantu rumah tangga yang …

Ketua DPR RI Memuji KBRI Singapura Terhadap Perlindungan Pekerja Imigran Indonesia

SINGAPURA, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Ketua DPR-RI, Bambang Soesatyo memuji upaya KBRI Singapura memberikan perlindungan kepada Pekerja Migran Indonesia …