Harga Telur dan Daging Ayam di Indramayu Melejit Jelang Ramadhan 2026
/data/photo/2026/02/14/698ff324d677e.jpeg)
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Baru Indramayu mulai merangkak naik secara signifikan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 2026. Kondisi ini mulai dikeluhkan oleh masyarakat setempat, terutama para ibu rumah tangga yang mulai kesulitan mengatur anggaran belanja.
Berdasarkan pantauan langsung di lokasi pada Sabtu (14/2/2026), kenaikan harga paling mencolok terjadi pada sektor protein hewani. Harga daging ayam yang semula Rp 36.000 kini telah menyentuh angka Rp 40.000 per kilogram.
Daftar Kenaikan Komoditas di Pasar Baru
Selain daging ayam, harga telur ayam ras juga mengalami lonjakan dari Rp 28.000 menjadi Rp 30.500 per kilogram. Kenaikan ini memaksa warga untuk memutar otak dalam memenuhi kebutuhan gizi harian keluarga di tengah fluktuasi harga.
Ciodah, warga Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, mengaku merasa terbebani dengan kondisi ini, terlebih ia sedang mempersiapkan hajatan keluarga. "Berat juga, apalagi saya mau ada hajatan, makanya hari ini beli telur banyak," ungkapnya saat ditemui di pasar, Sabtu (14/2/2026).
Komoditas lain yang turut naik adalah minyak goreng curah yang kini dibanderol Rp 20.000 per liter dari harga sebelumnya Rp 19.000. Sementara itu, cabai rawit hijau juga naik tipis menjadi Rp 50.000 per kilogram dari harga awal Rp 48.000.
Penyebab dan Strategi Pedagang
Hj Titin, salah satu agen telur besar di Pasar Baru, menjelaskan bahwa kenaikan ini merupakan siklus tahunan akibat tingginya permintaan pasar. Menurutnya, informasi dari penyuplai menunjukkan bahwa kenaikan harga memang sudah terjadi sejak di tingkat produsen atas.
Titin menyebutkan bahwa harga telur saat ini sangat fluktuatif dan sulit diprediksi secara pasti setiap harinya. Sebagai solusi bagi konsumen dengan daya beli terbatas, ia menyediakan telur kualitas "campur" yang dijual seharga Rp 29.500 per kilogram.
"Pembeli banyaknya beli yang campur ini karena lebih murah, isinya ada yang besar, kecil, hingga yang sedikit pecah," kata Titin. Ia memprediksi harga akan kembali stabil sekitar satu minggu setelah memasuki bulan Ramadhan.
Respon Pemerintah Kabupaten Indramayu
Menanggapi gejolak pasar, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu telah menyiapkan langkah strategis melalui program Gerakan Pangan Murah (GPM). Program ini dirancang khusus untuk menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi daerah menjelang Idulfitri 2026.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Indramayu, Sugeng Heryanto, menegaskan bahwa GPM adalah upaya pengendalian ketersediaan bahan pokok. Selain itu, tim pemantau rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional seperti Pasar Jatibarang, Karangampel, dan Patrol.
Sekretaris Daerah (Sekda) Indramayu, Aep Surahman, menambahkan bahwa meskipun ada kenaikan pada beberapa komoditas, secara umum stok diklaim stabil. Pihaknya berkomitmen melakukan pemantauan intensif guna mencegah praktik penimbunan yang dapat memperparah lonjakan harga di lapangan.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Berapa harga daging ayam di Indramayu menjelang Ramadhan 2026?
Harga daging ayam di Pasar Baru Indramayu melonjak menjadi Rp 40.000 per kilogram dari harga normal Rp 36.000.
Apa itu program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diinisiasi Pemkab Indramayu?
GPM adalah program stabilisasi harga dan pengendalian inflasi untuk memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat.
Mengapa harga kebutuhan pokok naik menjelang bulan puasa?
Kenaikan harga umumnya disebabkan oleh siklus tahunan berupa peningkatan permintaan masyarakat dan naiknya harga dari tingkat penyuplai.
Di mana saja lokasi sidak pasar yang dilakukan Pemkab Indramayu?
Pemkab melakukan sidak di beberapa titik utama, termasuk Pasar Jatibarang, Pasar Karangampel, dan Pasar Patrol.
Ditulis oleh: Rina Wulandari