Patroli Gabungan TNI-Polri di Riau Tingkatkan Keamanan dan Kondusifitas

Kota Pekanbaru, Riau – Kepolisian Daerah (Polda) Riau bersama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru, menggelar patroli skala besar di wilayah Kota Pekanbaru. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta memastikan wilayah Riau, khususnya Kota Pekanbaru, tetap aman dan kondusif.
Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, menegaskan bahwa patroli skala besar ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat. "Patroli skala besar ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat, sekaligus menunjukkan bahwa Polri hadir di tengah-tengah masyarakat," ujarnya dalam keterangan pers pada Senin, 1 September 2025.
Tujuan dan Sasaran Patroli Skala Besar
Patroli ini bukan hanya sekadar demonstrasi kehadiran aparat keamanan. Lebih dari itu, kegiatan ini juga berfungsi sebagai peringatan (warning) kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan melawan hukum yang dapat mengganggu kamtibmas dan berpotensi mengacaukan iklim investasi di Provinsi Riau, khususnya di Kota Pekanbaru. Kehadiran personel gabungan di lapangan diharapkan dapat mencegah potensi tindak kejahatan dan memberikan respons cepat terhadap setiap laporan yang masuk dari masyarakat. Patroli serupa juga dilaksanakan di berbagai kota dan kabupaten lain di seluruh Provinsi Riau, dengan hasil yang dilaporkan secara umum aman dan terkendali.
Tim RAGA dan Rute Patroli
Patroli skala besar ini melibatkan berbagai unsur, termasuk Tim RAGA (Riau Anti Geng dan Anarkisme), aparat Brimob Polda Riau, personel Sabhara Polda Riau, Polresta Pekanbaru, serta aparat TNI, Satpol PP, dan Dishub Kota Pekanbaru. Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Biro Operasi Polda Riau, Kombes Ino Hariyanto, melibatkan puluhan personel gabungan dan dilaksanakan pada Minggu malam, 31 Agustus. Rute patroli mencakup sejumlah titik strategis yang dianggap rawan terhadap gangguan kamtibmas, dimulai dari Polda Riau, Jalan Pattimura, Jalan Diponegoro, Masjid An-Nur, SSK, Jalan Sudirman, MTQ, Jalan Aripin Ahmad, Jalan Sukarno Hatta, Jalan Riau, hingga Polresta Pekanbaru.
Kapolresta Pekanbaru, Kombes Jeki Rahmat Mustika, menyatakan bahwa selama pelaksanaan patroli skala besar, tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang signifikan. "Situasi aman dan terkendali, tidak ada kejadian menonjol. Hanya ada kejadian kebakaran rumah tinggal yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia," jelasnya.
Selain melakukan patroli, aparat kepolisian juga berinteraksi langsung dengan warga masyarakat, memberikan imbauan untuk bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kombes Jeki menekankan bahwa kegiatan patroli ini bukan hanya dilakukan saat ada demonstrasi, tetapi dilaksanakan secara rutin. "Tidak hanya kali ini. Sebelum-sebelumnya, kami juga melaksanakan patroli secara terus-menerus setiap malam maupun siang hari untuk menjamin keamanan warga," pungkasnya. Dengan sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah, diharapkan Provinsi Riau dapat terus menjaga stabilitas dan keamanan wilayahnya.