Calvin Verdonk Ukir Sejarah, Gabung LOSC Lille di Ligue 1
Kabar gembira menghampiri dunia sepak bola Indonesia! Bek kiri Timnas Indonesia, Calvin Verdonk, secara resmi menandatangani kontrak dengan klub Ligue 1 Prancis, LOSC Lille, pada Selasa (2/9/2025) dinihari WIB.
Transfer ini menjadi catatan sejarah baru bagi sepak bola Indonesia, karena Verdonk menjadi pemain pertama dari Indonesia yang merumput di kompetisi sepak bola tertinggi di Prancis. Kepindahannya dari NEC Nijmegen memakan biaya transfer sebesar 3 juta euro.
Detail Transfer Calvin Verdonk ke Lille
LOSC Lille mengumumkan secara resmi kedatangan Calvin Verdonk. Verdonk, yang berusia 24 tahun, akan mengenakan nomor punggung 24 dan telah menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun.
Suporter Les Dogues menyambut antusias kedatangan Verdonk dan berharap ia dapat memperkuat lini pertahanan tim. Verdonk, pemain kelahiran Belanda yang memilih membela Timnas Indonesia, mengungkapkan kebanggaannya bisa bergabung dengan klub sebesar Lille.
Target dan Ambisi Verdonk di Lille
"Saya sangat bangga bergabung dengan LOSC. Saya jelas sudah mengenal klub ini sebelum bergabung," ungkap Verdonk, mengagumi reputasi Lille sebagai klub Prancis yang hebat, yang memenangkan liga dan Trophée des Champions pada tahun 2021.
Verdonk juga memaparkan target pribadinya, "Tujuan saya? Untuk berkembang sebagai pemain, juga sebagai pribadi, dan tentu saja meraih trofi.".
Peran Patrick Kluivert dalam Transfer Verdonk
Verdonk juga mengungkapkan bahwa ia mendapat masukan positif dari legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert, sebelum memutuskan pindah ke Lille. "Saya berbicara dengan Patrick Kluivert tentang LOSC, dan dia hanya memberitahu saya hal-hal positif tentang klub ini," jelasnya.
Hal ini semakin memantapkan keyakinannya untuk menerima pinangan Lille, meskipun sebelumnya masih terikat kontrak dengan NEC Nijmegen hingga 2028. Menurut sebuah studi, dukungan dari figur berpengaruh dapat meningkatkan rasa percaya diri dan adaptasi pemain di lingkungan baru.
Statistik dan Perjalanan Karier Verdonk
Selama empat musim memperkuat NEC Nijmegen, Verdonk tampil konsisten dengan mencatatkan 165 penampilan, delapan gol, dan sembilan assist. Laga terakhirnya bersama NEC berakhir dengan kekalahan 2-3 melawan Fortuna Sittard pada akhir pekan lalu.
Sebelumnya, pemain berdarah Aceh ini juga pernah memperkuat klub-klub Belanda lainnya seperti Feyenoord dan PEC Zwolle, serta sempat berkarier di Liga Portugal bersama FC Famalicão. Pengalaman bermain di berbagai liga diharapkan memberikan kontribusi positif bagi performanya di Lille.
Dampak Transfer Verdonk untuk Lille dan Timnas Indonesia
Kedatangan Verdonk di Lille diharapkan bisa memberikan opsi taktis yang lebih variatif bagi pelatih. Kemampuan bertahan yang solid serta naluri menyerang dari sisi kiri akan menjadi aset penting di kompetisi domestik maupun Eropa.
Bagi Timnas Indonesia, transfer ini menjadi motivasi besar. Verdonk, yang telah mengoleksi 10 caps sejak debut pada November 2024, kini berkesempatan mengasah kemampuannya di salah satu liga top Eropa. Ini akan berdampak positif pada penampilannya bersama skuad Garuda, terutama di ajang internasional mendatang.
Sejarah Baru untuk Sepak Bola Indonesia
Transfer Verdonk bukan hanya tentang kepindahan pemain, tetapi juga representasi Indonesia di panggung sepak bola dunia. Dengan bergabungnya Verdonk ke Ligue 1, Indonesia kini memiliki wakil di lima liga top Eropa.
Kehadirannya di Lille diharapkan bisa menginspirasi generasi muda Indonesia untuk terus bermimpi menembus kompetisi elite. Dari Sidoarjo hingga Saint-Symphorien, nama Calvin Verdonk kini tercatat dalam sejarah sepak bola Indonesia.