5 Fakta Menarik Skuad Timnas Indonesia Hadapi Arab Saudi & Irak

Table of Contents

5 Fakta Unik Pemanggilan Pemain ke Timnas Indonesia Jelang Hadapi Arab Saudi dan Irak: Rizky Ridho Caps Tertinggi, Egy Top Scorer


Jakarta, Indonesia – Penantian panjang para penggemar sepak bola Tanah Air akhirnya terjawab sudah. PSSI telah merilis daftar pemain yang akan memperkuat Timnas Indonesia dalam dua laga penting melawan Arab Saudi dan Irak di Grup B putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Keputusan pelatih kepala, Patrick Kluivert, tentu saja menjadi sorotan utama, dengan berbagai kejutan dan fakta menarik yang mengiringi pengumuman tersebut. Pertandingan yang sangat dinantikan ini akan digelar pada 9 dan 12 Oktober 2025 mendatang, menjanjikan duel sengit perebutan tiket ke putaran final.

Kluivert telah memanggil 28 pemain terbaik yang diharapkan mampu memberikan performa maksimal. Namun, daftar ini juga menghadirkan beberapa nama yang tak terduga, baik yang masuk maupun yang absen. Mari kita bedah bersama 5 fakta unik yang patut untuk disimak mengenai skuad Garuda kali ini.

1. Mayoritas Pemain Berstatus Abroad: Dominasi Pemain Luar Negeri

Salah satu fakta menarik yang mencolok adalah dominasi pemain yang berkarier di luar negeri atau yang kerap disebut sebagai pemain abroad. Dari 28 nama yang dipanggil, sebanyak 16 pemain saat ini tengah merumput di berbagai klub di luar Indonesia. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya pengalaman bermain di kompetisi yang lebih kompetitif bagi perkembangan pemain.

Lima pemain di antaranya berasal dari Belanda, menunjukkan adanya pengaruh kuat dari sepak bola Eropa dalam skuad. Selain itu, terdapat pemain dari Italia, Thailand, dan Belgia yang semakin menambah keragaman dan pengalaman dalam tim.

Daftar Pemain Abroad

  • Dean James (Go Ahead Eagles, Belanda)
  • Justin Hubner (Fortuna Sittard, Belanda)
  • Mauro Zijlstra (FC Volendam, Belanda)
  • Miliano Jonathans (FC Utrecht, Belanda)
  • Nathan Tjoe-A-On (Willem II, Belanda)
  • Jay Idzes (Sassuolo, Italia)
  • Emil Audero (Cremonese, Italia)
  • Shayne Pattynama (Buriram United, Thailand)
  • Sandy Walsh (Buriram United, Thailand)
  • Ragnar Oratmangoen (FCV Dender, Belgia)
  • Joey Pelupessy (Lommel SK, Belgia)

2. Stefano Lilipaly Sang Senior: Pengalaman dan Ketangguhan

Di antara deretan pemain yang ada, nama Stefano Lilipaly menjadi sorotan sebagai pemain paling senior dalam skuad kali ini. Winger keturunan Indonesia-Belanda ini telah menginjak usia 35 tahun, menunjukkan dedikasi dan pengalaman yang luar biasa di dunia sepak bola.

Tidak hanya itu, Lilipaly juga menjadi pemain yang paling lama membela Timnas Indonesia. Debutnya dimulai sejak Agustus 2013, menjadikannya saksi bisu perjalanan panjang Garuda di berbagai era kepelatihan. Pengalamannya diharapkan dapat menjadi panutan bagi pemain muda lainnya di lapangan.

3. Mauro Zijlstra: Sang Mutiara Muda Berusia 20 Tahun

Di sisi lain, skuad Garuda juga diperkuat oleh pemain-pemain muda berbakat. Striker muda Mauro Zijlstra menjadi pemain termuda dalam daftar kali ini. Pemain FC Volendam ini baru berusia 20 tahun, dan kehadirannya diharapkan dapat memberikan warna baru dalam lini serang Timnas.

Baca Juga: Elkan Baggott Bertahan! Perpanjang Kontrak di Ipswich Town Hingga 2028

Meskipun masih minim pengalaman dengan baru mengukir dua penampilan pada September 2025, potensi besar yang dimiliki Zijlstra membuatnya layak untuk terus dipantau dan dikembangkan. Ini juga menjadi bukti komitmen Kluivert dalam memberikan kesempatan kepada pemain muda.

4. Rizky Ridho Memimpin: Pemain dengan Caps Tertinggi

Meskipun Lilipaly adalah pemain paling senior, namun pemain dengan caps tertinggi di Timnas Indonesia saat ini adalah Rizky Ridho. Bek tengah berusia 23 tahun ini telah mengumpulkan 46 penampilan sejak debutnya pada 29 Mei 2021, di era pelatih Shin Tae-yong.

Konsistensi dan performa apik Ridho membuatnya menjadi andalan di lini belakang. Kemampuannya dalam mengawal pertahanan dan membaca permainan lawan menjadi aset berharga bagi skuad Garuda. Ia juga membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi timnas.

5. Egy Maulana Vikri: Top Scorer yang Tak Terduga

Menariknya, status pencetak gol terbanyak Timnas Indonesia saat ini tidak dipegang oleh seorang striker murni. Pemain yang memegang predikat tersebut adalah Egy Maulana Vikri, seorang winger berusia 25 tahun. Dari 29 penampilan, Egy telah mencetak delapan gol bagi skuad Garuda.

Catatan ini menunjukkan kualitas dan kemampuan mencetak gol yang luar biasa dari seorang pemain sayap. Egy menjadi bukti bahwa pemain dengan posisi non-striker juga mampu memberikan kontribusi signifikan dalam urusan mencetak gol. Ramadhan Sananta, seorang striker, hanya mengoleksi enam gol.

Kesimpulan

Pemanggilan pemain Timnas Indonesia kali ini menghadirkan sejumlah fakta unik dan menarik. Dari dominasi pemain abroad hingga munculnya nama-nama muda potensial, skuad Garuda siap menghadapi tantangan berat di kualifikasi Piala Dunia 2026. Dengan pengalaman para pemain senior dan semangat juang dari para pemain muda, diharapkan Timnas Indonesia mampu memberikan yang terbaik dan meraih hasil yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Baca Juga

Loading...