Ribuan Guru Siap Mengajar di Sekolah Rakyat: BKN Pastikan Tercukupi
Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan ketersediaan ribuan guru untuk mengajar di Sekolah Rakyat (SR). Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, yang menyatakan kesiapan data guru dan telah menyerahkannya kepada Kementerian Sosial (Kemensos).
Pernyataan tersebut disampaikan Zudan seusai menghadiri Rapat Koordinasi Penyelesaian Permasalahan PPPK Guru di Jawa Tengah, di Semarang pada Jumat, 1 Agustus 2025. Kesiapan guru ini menjadi kunci keberhasilan program Sekolah Rakyat.
Penempatan dan Pengunduran Diri Guru
Meskipun terdapat laporan mengenai ratusan calon guru yang mengundurkan diri, BKN tetap memastikan ketersediaan ribuan guru untuk SR. Zudan sendiri mengaku belum mengecek jumlah pasti guru yang mengundurkan diri, namun menegaskan bahwa jumlah yang tersedia masih mencukupi.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menjelaskan bahwa sebanyak 143 guru dari 1.469 guru yang diterima telah mengundurkan diri melalui aplikasi CASN BKN. Namun, semua posisi tersebut telah terisi kembali, sehingga tidak mengganggu proses pembelajaran di SR.
Alasan Pengunduran Diri
Sebagian besar guru yang mengundurkan diri berasal dari SR yang belum beroperasi. Hal ini mengurangi dampak pengunduran diri terhadap kegiatan sekolah seperti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan kegiatan belajar mengajar.
Gus Ipul menyebutkan beberapa alasan pengunduran diri, antara lain penerimaan di formasi guru daerah lain dan jarak penempatan yang jauh dari domisili. BKN menerapkan mekanisme optimalisasi penempatan, sehingga guru ditempatkan sesuai kebutuhan formasi di daerah tertentu.
Perkembangan Sekolah Rakyat
Pemerintah terus mengembangkan program Sekolah Rakyat. Sebanyak 37 SR baru akan beroperasi pada Agustus 2025, menambah jumlah SR yang sudah aktif menjadi 100 SR. Pemerintah juga berencana membuka 59 SR lagi pada September 2025.
Dengan demikian, total 159 SR akan beroperasi pada tahun ajaran 2025/2026, mampu menampung sekitar 15.370 siswa. Program ini diharapkan dapat meningkatkan akses pendidikan dan membangun mental bangsa yang bermartabat.
Komitmen BKN dan Kemensos
Baik BKN maupun Kemensos berkomitmen penuh terhadap kesuksesan program Sekolah Rakyat. BKN memastikan ketersediaan guru yang kompeten, sementara Kemensos bertanggung jawab atas kelancaran operasional SR.
Kerjasama yang solid antara BKN dan Kemensos menjadi kunci keberhasilan program ini dalam memberikan akses pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak Indonesia, khususnya di daerah yang membutuhkan.
Kesimpulan
Kesiapan ribuan guru oleh BKN menunjukkan komitmen pemerintah dalam menyukseskan program Sekolah Rakyat. Meskipun ada pengunduran diri, hal tersebut telah ditangani dan tidak menghambat proses belajar mengajar. Ke depannya, diharapkan program ini terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi pendidikan di Indonesia.
Dengan jumlah SR yang terus bertambah dan tersedianya guru yang cukup, Sekolah Rakyat diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih luas dan berkualitas bagi anak-anak Indonesia di berbagai daerah.