Tour de Loksado 2025: Petualangan Sepeda Mendebarkan Jelajahi Pesona Alam Kalimantan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5287260/original/097023800_1752817169-WhatsApp_Image_2025-07-18_at_12.32.28.jpeg)
Event sepeda tahunan bergengsi, Tour de Loksado, kembali memukau para pecinta olahraga dan alam pada gelaran tahun 2025.
Berlangsung meriah di Kalimantan Selatan dari tanggal 11 hingga 13 Juli, acara ini bukan sekadar ajang balap sepeda biasa, melainkan sebuah inisiatif "sport tourism" yang dirancang untuk mempertemukan semangat berolahraga dengan keindahan lanskap serta kekayaan budaya Pulau Borneo.
Diadakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Tour de Loksado menjadi daya tarik utama yang sukses menarik ratusan peserta dari berbagai penjuru Indonesia, membuktikan potensi besar daerah ini sebagai destinasi wisata petualangan.
Melintasi Jantung Kalimantan: Rute Menantang Penuh Keindahan
Dengan total jarak tempuh sejauh 176 kilometer, Tour de Loksado 2025 mengajak para pesepeda memulai perjalanan epik dari Titik 0 KM Kota Banjarmasin.
Rute yang dirancang secara cermat ini melintasi dua kota dan empat kabupaten sebelum akhirnya mencapai Loksado, sebuah kawasan eksotis di Kabupaten Hulu Sungai Selatan yang terkenal dengan keindahan alamnya.
Tema "Sepeda, Alam dan Budaya" benar-benar diwujudkan dalam setiap kayuhan pedal, di mana peserta tidak hanya berfokus pada kecepatan, tetapi juga berkesempatan untuk menikmati pemandangan alam yang memesona, seperti pegunungan hijau, sungai yang mengalir deras, serta berinteraksi langsung dengan kearifan lokal. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Syarifuddin, M.Pd.
, menegaskan bahwa event ini bertujuan ganda: “Mengangkat potensi pariwisata Kalimantan Selatan melalui olahraga, sekaligus untuk mempromosikan kawasan dengan pemandangan alam yang memesona dan budaya lokal yang kaya.”
Kompetisi Inklusif dengan Ragam Kategori Peserta
Antusiasme terhadap Tour de Loksado 2025 tercermin dari partisipasi 463 pesepeda yang datang dari beragam latar belakang dan daerah di seluruh Indonesia.
Mereka berkompetisi dalam enam kategori kelas yang berbeda, memastikan bahwa setiap peserta memiliki kesempatan untuk menguji kemampuan mereka sesuai dengan tingkat keahlian, meliputi Junior U-19, Master A, Master B, Master C, Men Elite, dan Women Open. Perlombaan dibagi menjadi dua fase krusial.
Tahap pertama adalah sebuah "tour" santai dari Banjarmasin menuju Kandangan, memungkinkan para peserta untuk menyesuaikan diri dan menikmati awal perjalanan. Selanjutnya, tahap kedua adalah "race" sesungguhnya dari Kandangan menuju Loksado, di mana kompetisi antar kelas semakin memanas.
Penutupan acara yang megah berlangsung di Graha Wisata Amandit, yang disemarakkan dengan berbagai hiburan menarik dan upacara pengalungan medali. Momen ini menjadi puncak perayaan bagi para pemenang sekaligus apresiasi bagi semua peserta yang telah menuntaskan petualangan menantang ini.
Tour de Loksado 2025 sekali lagi membuktikan bahwa olahraga sepeda bukan hanya tentang kecepatan dan ketahanan fisik, tetapi juga merupakan jembatan efektif untuk memperkenalkan dan melestarikan kekayaan alam serta budaya Indonesia, khususnya Kalimantan Selatan, melalui konsep sport tourism yang berkelanjutan.